Untuk bisa menjadi investor di lantai bursa, seseorang harus menjadi nasabah di sebuah perusahaan sekuritas. Kemudian mereka akan diberi formulir nasabah. Isi data dengan benar dan juga serahkan fotokopi KTP yang berlaku. Transfer sejumlah dana sebagai deposit awal ke rekening broker yang telah ditentukan (Masing-masing broker menentukan deposit berbeda-beda).
Bila masih ragu, bisa menanyakan kepada broker yang ditunjuk perusahaan sekuritas mengenai saham apa yang cocok dengan kebutuhan. Besaran nilai investasi tergantung dari harga saham yang dipilih. Kemudian kirimlah dana sejumlah nilai investasi saham, ke nomor rekening perusahaan sekuritas.
Catat nomor call center perusahaan sekuritas, ini gunanyajika sewaktu-waktu ingin menjual saham sesuai dengan harga yang ditentukan, maka bisa segera ditelepon untuk melakukan aksi jual. Setelah itu, perusahaan sekuritas akan menransfer uang Anda ke nomor rekening, sesuai bank dan nomor rekening yang dicantumkan saat mengisi formulir.
Namun demikian, Paula meyarankan untuk investasi masuklah ke reksa dana. "Karena memang ada orang-orang yang kerjaannya mantau portofolio saham-saham. Dimulai saja dari beli reksa dana setiap tanggal 20 sebesar Rp 100 ribu tapi rutin dan kontinyu," jelasnya. Hm, berminat?
No comments:
Post a Comment